Ada Teman Yang Pingsan? Lakukan Ini untuk Bantu Korban Yang Tak Sadarkan Diri

Cara menyembuhkan kista Ada Teman Yang Pingsan? Lakukan Ini untuk Bantu Korban Yang Tak Sadarkan Diri

Al Ghazali dikabarkan jatuh pingsan. Al disebut ambruk saat sedang membawa mobil di kawasan Condet, Jakarta Timur. Dalam video yang diunggah di akun gosip, Al nampak tiduran di lantai sebuah warung. Belum diketahui secara pasti apa yang terjadi pada Al.

Tapi kalau kamu bertemu orang yang tiba-tiba ambruk di hadapanmu, apa sih yang kira-kira akan kamu lakukan? Nah, dr Cannes Nobel Wingardi, dokter emergency dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, membagikan tipsnya untuk memberikan pertolongan pertama.

"Yang harus dilakukan apa? Kalau bisa jangan panik meskipun panik manusiawi. Lakukan yang disingkat dr abc," katanya beberapa waktu lalu.

Pertama adalah D singkatan dari danger atau bahaya.

"Perhatikan lingkungan sekitar aman atau tidak, misalnya jatuhnya di tengah-tengah tangga, amankan dulu orang yang tidak sadar. Dengan bantuan kalau enggak sanggup, di bawa ke dasar lantai dulu," kata dr Cannes.

Kemudian gunakan alas yang keras, jangan empuk. Jika sudah terlanjur di kasur, beri alas yang keras misalnya papan setrika. Kemudian jangan lupa panggil ambulans untuk bantuan medis. Kemudian yang kedua adalah R, yakni respond.

"Ya kita cek respon korban. Bisa dengan panggilan dan rangsang nyeri. Misalnya ‘pak’, menepuk bahu, kok enggak sadar? Ada tulang dada kecil di bawah leher itu bisa ditekan untuk tes rangsang nyeri," jelasnya.

Kalau tidak respon, maka kita bisa cek dari napas dan detak jantung. Apakah ada atau tidak.

"Jika ragu, anggap tidak ada dan segera lakukan pertolongan," ujarnya.

Lalu A adalah airway atau jalan napas. Jangan sampai ada sumbatan jalan napas. Perhatikan apakah dada naik turun atau tidak. B adalah breathing dan c untuk circulation.

"Kalau masih bernapas sudah pasti ada detak jantungnya, jangan takut. Tapi sebaliknya, kalau pasien ada detak jantungnya, belum tentu ada napasnya. Yang C, circulation, kalau orang awam, masih ada nadi dan jantung berdetak enggak sih? Caranya dengan meraba nadi."

"Kalau enggak ada detak jantung kasih resusitasi, melakukan kompresi dada," masih ujar dr Cannes.

Caranya dengan bersimpuh samping kanan korban, posisi tangan kiri depan, tangan kanan belakangnya, kemudian pijat jantung dengan telapak tangan area bawah. Area mana yang harus dipijat?

"Bagian mana? Kalau laki-laki, lihat putingnya, ambil garis lurus, ada di tengah dada. Lebih mudah, cari ulu hati, naik ke atas dikit, keraba tulang, kasih dua jari, titiknya ada di atasnya. Idealnya di tengah-tengah tulang dada. Taruh tangan di depannya."

Lakukan sedalam mungkin dan pastikan jangan terus menekan jantung sehingga jantung bisa memompa dengan baik.

"Jangan lupa begitu naik, tangannya mesti balik. Idealnya sebanyak 30 kali pijatan jantung. Kalau sudah 30, kalau pasiennya enggak napas berikan bantuan napas," jelasnya.

Ini yang sering kita lihat di film-film nih, tapi tahu tidak caranya?

"Tutup hidung korban, taruh mulut kita di atas, kalau ada sapu tangan atau tisu boleh ditaruh di atas. Dagu diangkat, lalu tiup saja sambil matanya memperhatikan dadanya, ngembang enggak? Berikan dua kali. Tapi hati-hati kalau ingin mengangkat dagu korban terutama korban yang jatuh dan dikhawatirkan mengalami cedera berat.

Lakukan lagi kompresi jantung 30 kali, dilanjutkan dengan bantuan napas 2 kali. Langkah ini (memberi kompresi dan bantuan napas) bisa terus dilakukan sampai 5 kali, kemudian cek lagi apakah nadinya sudah ada atau tidak.

Seberapa banyak yang bisa dilakukan? Lakukan sampai petugas medis datang, namun tidak dianjurkan untuk melakukan bantuan terus menerus sehingga sebaiknya bergantian dengan orang lain. Jangan memaksakan diri, lakukan semampu yang kamu bisa.